Batik-Lereng-Lesung-Oleh-oleh-Kebanggaan-Kota-Cilegon-1140px-x-740px.jpg

24/09/2021 0

Kota Cilegon terkenal sebagai penghasil baja terbesar di Asia Tenggara. Namun ternyata, kota ini juga memiliki banyak daya tarik di bidang pariwisata dan budaya. Salah satunya adalah oleh-oleh khas Cilegon berupa kain batik Lereng Lesung yang indah dan sarat akan makna filosofis. Penasaran ingin memilikinya? Simak informasi berikut sampai habis, ya!

Penemuan Corak Batik

Pada tahun 2006, Bidang Pariwisata dan Budaya Disperindag, Kota Cilegon mengadakan lomba Desain Batik Cilegon. Terpilihlah satu motif batik karya Agus Patria yang diberi nama batik Lereng Lesung sebagai juara. Setelah itu, motif ini dipatenkan oleh wali kota saat itu dan menjadi ciri khas batik dari Cilegon hingga sekarang. Kini, penggunaannya makin meluas tak hanya oleh warga lokal tetapi hingga ke luar kota. Batik ini kemudian terkenal sebagai oleh-oleh khas Cilegon.

Filosofi Makna dari Motif Batik

Batik khas Banten terkenal dengan tampilan warna meriah dan corak yang mengandung cerita tentang tempat asal-usulnya. Begitu pula dengan motif khas batik Cilegon yang satu ini. Ada banyak simbol-simbol yang menggambarkan potensi daerah seperti Cilegon sebagai kota agamis, kota investasi, kota industri, kota budaya dan wisata, kota pelabuhan, serta kota pesisir. Terdapat enam warna dasar yang bisa dipilih, yaitu kuning, merah, hijau, biru, cokelat, dan ungu. 

Berikut simbol-simbol dan maknanya yang tersirat di motif batik Lereng Lesung:

1. Simbol “Rumput Laut

Saat digabungkan dengan pola “isen-isen cecek krembyang”, simbol ini menggambarkan Cilegon sebagai kota pesisir yang dibatasi garis pantai. Simbol rumput laut juga menggambarkan interaksi Cilegon sebagai kota dinamis seolah air laut yang penuh gelombang dan riak.

2. Simbol “Lesung

Tari Bendrong Lesung adalah salah satu budaya Cilegon. Pasalnya, simbol ini menampakkan intisari dari nilai budaya, estetika, sikap, dan tata kehidupan masyarakatnya. Dalam arti lain, lesung juga berarti kapal yang menggambarkan Cilegon sebagai kota pelabuhan.

3. Simbol “Kubah Masjid

Simbol ini melambangkan Kota Cilegon yang religius dengan memegang teguh kepercayaan adat ataupun agama.

4. Simbol “Bunga Melati, Mawar, dan Rumput Laut

Simbol ini mewakili keragaman flora dan fauna alami Kota Cilegon. Selain itu, corak natural ini juga menggambarkan masyarakat Cilegon yang penuh kasih, cinta, serta ramah.

5. Simbol “Roda Gerigi

Cilegon terkenal sebagai kota industri; salah satunya karena terdapat pabrik Krakatau Steel yang tersohor hingga mancanegara. Oleh karena itu, roda gerigi terpilih mewakili hal tersebut dalam corak batik. Hal ini juga menyiratkan bahwa Cilegon adalah kota yang terbuka untuk investor.

Tempat Beli Oleh-oleh Batik Khas Cilegon

Setelah mengetahui arti filosofis pada batik khas Cilegon ini, Anda pasti penasaran dimana bisa membelinya. Kini, banyak butik baik skala besar maupun kecil di seluruh penjuru Kota Cilegon yang menjualnya. 

Anda bisa pergi ke pusat-pusat perbelanjaan atau ke area seperti sekitar Jl. Kyai Haji Tubagus Ismail, Cilegon. Pun jika tak sempat berkeliling, Anda bisa memesannya melalui marketplace. Harganya cukup terjangkau. Anda cukup merogoh kocek mulai dari Rp20.000 per meter tergantung jenis kain, atau sekitar Rp100.000 hingga Rp200.000 untuk bentuk kemeja jadi.Itulah informasi penting mengenai batik Lereng Lesung. Jika Anda berkunjung ke Cilegon, jangan lupa membeli oleh-oleh ini untuk menambah koleksi batik di rumah. Anda juga bisa membeli dan membagikannya kepada kolega di tempat kerja ataupun kerabat dekat. Terlebih lagi, batik merupakan warisan budaya nusantara yang unik dan patut diapresiasi. Jika bukan kita yang merasa bangga dan melestarikannya, siapa lagi?